Pendekatan Konsumen dengan Akhlaq Mulia

Bismillahirrahmanirrahim.

Sesungguhnya kunci pokok dalam profesi sebagai seorang sales adalah pendekatan konsumen. InsyaAlloh kalau Anda sudah kenal dekat dengan konsumen, Anda akan lebih mudah untuk melakukan transaksi penjualan. Harapannya pendekatan konsumen dengan akhlak yang mulia ini memang betul-betul dari jati diri Anda. Betul-betul Anda adalah pribadi yang berakhlaq mulia, bukan sekedar sandiwara saja ketika berhadapan dengan konsumen. Siapa sih yang nda suka bekerjasama dengan orang yang berakhlaq mulia. Berikut beberapa hal yang perlu diketahui tentang akhlak mulia yang bisa diaplikasikan bagi seorang sales:

1. Perhatian terhadap kepentingan orang lain
Dari Abdullah bin Mas’ud berkata: Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Akan terjadi sepeninggalku sifat monopoli (mementingkan diri sendiri) dan beberapa kemungkaran.” Sahabat bertanya, “Ya Rasulullah, bagaimana pesan tuan kepada kami menghadapi hal itu?” Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Tunaikanlah kewajibanmu dan mintalah kepada Allah untuk mendapatkan hakmu.”( HR. Bukhari-Muslim)
 
2. Keutamaan Akhlaq Mulia
“Orang mukmin yang paling sempurna imannya adalah yang paling baik akhlaknya.” (HR. At-Tirmidzi no. 1082. Dishahihkan Asy-Syaikh Al-Albani rahimahullahu dalam Shahih Al-Jami’ no. 1232)

”Yang paling banyak memasukkan ke surga adalah takwa kepada Allah & akhlak yang mulia” (HR At-Tirmidzi, Ibnu Maajah & Al-Haakim & dihasankan oleh Syaikh Al-Albani)

“Sebaik-baik kalian adalah yang paling baik terhadap keluarganya. Dan akulah yang paling baik di antara kalian dlm bermuamalah dgn keluargaku.” [H.R. Tirmidzi & beliau mengomentari bahwa hadits ini hasan gharib sahih. Ibnu Hibban & Al-Albani menilai hadits tersebut sahih].


2. Wujud Akhlak Baik
Adapun berakhlak mulia kepada sesama hamba ialah dengan menempuh cara sebagaimana yang dikatakan oleh sebagian ulama, yaitu yang tercakup dalam tiga ungkapan berikut ini :
1.      Kafful adza (menahan diri dari mengganggu): yaitu dengan tidak mengganggu sesama baik melalui ucapan maupun perbuatannya.
2.      Badzlu nada (memberikan kebaikan yang dipunyai): yaitu rela memberikan apa yang dimilikinya berupa harta atau ilmu atau kedudukan dan kebaikan lainnya.
3.      Thalaqatul wajhi (bermuka berseri-seri, ramah): dengan cara memasang wajah berseri apabila berjumpa dengan sesama, tidak bermuka masam atau memalingkan pipi
     + + +

4.      Bersabar menghadapi gangguan dari orang lain

NB: Materi Training Sales semasa jadi Sales Supervisor
Load disqus comments

0 komentar