Cara Ternak Lele yang Baik disertai SOP Lele

Bismillahirrohmanirrohim.
Setelah Anda pelajari SOP Harian Peremajaan lele I, mari kita lanjutkan  SOP Harian Peremajaan lele II. 

Di dalam buku Biofloc-165 disebutkan bahwa proses perombakan bahan organik nitrogen (seperti protein, peptide, asam amino, amina dan urea dari sisa pakan dan feses ikan) akan menghasilkan senyawa amonia. Amonia merupakan senyawa yang bersifat racun bagi hewan air. Kadar amonia yang masih dianggap aman adalah dibawah 0,1 mg/l.  Ada 5 cara untuk mengendalikan kadar amonia di dalam air media budidaya, yaitu:
- Pengenceran
- Fotoautotrof
- Kemoautotrof
- Heterotrof
- Perlakuan dengan bahan tertentu.
Dalam kesempatan kali ini kita pakai cara pengenceran karena cara yang paling mudah, walaupun akan lebih banyak butuh pergantian air. 

Alat:
  1. Kolam beton atau terpal, ukuran sesuaiakan dengan padat tebar
  2. Seser
  3. Sapu
  4. Sikat
  5. Alat Sortir 12-13 cm
  6. Ember
  7. Gelas
  8. Skup net atau saringan kain
  9. Botol plastic bekas Minuman 1,5 liter


Bahan:
  1.  Boster Blue Copper atau HCL 1% utk Sterilisasi kolam
  2. Bibit ukuran 10-11 cm, dari satu perkawinan agar lebih seragam pertumbuhannya.
  3.  Air bersih
  4. Dedak halus, 1 kg untuk 10 m3 air.
  5. Satu sendok teh ragi roti tiap 1 kg dedak
  6.  Pelet ukuran diameter 2 mm, protein 30 %. Disarankan buat sendiri agar murah.

Padat Tebar 800 ekor/m2
Tinggi Air 60 cm
Lama Pemeliharaan 14 hari
Kolam Lele Ideal
Konstruksi kolam ideal dengan central drain untuk memudahkan pergantian air.


SOP Harian Peremajaan lele II

Hari Ke-
Kegiatan
Keterangan
1
Bersihkan kolam dengan disapu dan disikat
Dibasuh dengan cairan sterilisasi.
Keringkan kolam 1-2 hari
Blue Copper 2 tutup botol, atau HCL 1 %
2


3
Alirkan air setinggi 60 cm
Endapkan air selama 2 hari

4
Buat Pupuk Higienis (PH).
Berikut cara pembuatan dan aplikasinya :
a.       Siapkan sebuah ember
b.      Masukan 1 kg dedak.
c.       Masukan 1 sendok teh ragi roti
d.      Aduk hingga rata
e.       Masukan 5 gelas air bersih
f.       Aduk hingga rata
g.      Biarkan selama 10 – 12 jam.
h.      Tambahkan 10 gelas air bersih
i.        Aduk hingga rata
j.        Saring dengan sekup net atau saringan lain
k.      Buang ampasnya
l.  Masukan cairannya ke dalam botol plastic yang tutupnya telah diberi lubang
Buat PH jam 18.00
Untuk dipakai besok
5
Tebar Ikan
Semprotkan Pupuk Higienis ke kolam
Setelah 15-30 menit Beri pakan tambahan berupa pelet diameter 2 mm. Pakan diberikan secara adlibitum (diberi ketika lapar, berhenti ketika sudah kenyang).

Pagi 06.00
Siang 12.00
Sore 15.00
Malam 19.00 dan 22.00
6
Beri pakan pellet 2 mm

7
Persiapan buat Pupuk Higienis
Jam 20.00
8
Ganti air ½ - ¾ bagian.
Tambah air baru
Semprotkan PH
Setelah 15-30 menit beri pakan
Buang air bawah.
Ganti air tiap 3 hari sekali atau bila sudah tercium bau
9
Beri pakan pellet 2 mm

10
Beri pakan pellet 2 mm

11
Beri pakan pellet 2 mm
Persiapan buat Pupuk Higienis

Jam 20.00
12
Ganti air ½ - ¾ bagian.
Tambah air baru
Semprotkan Pupuk Higienis
Setelah 15-30 menit beri pakan
Buang air bawah.
Setiap kali ganti air segera disusul pemberian PH
13
Beri pakan pellet 2 mm

14
Beri pakan pellet 2 mm

15
Beri pakan pellet 2 mm
Persiapan buat Pupuk Higienis

Jam 20.00
16
Ganti air ½ - ¾ bagian.
Tambah air baru Semprotkan Pupuk Higienis
Setelah 15-30 menit beri pakan
Persiapan Kolam Pembesaran Lele
1 Bersihkan dan keringkan kolam
Buang air bawah.

17
Beri pakan pellet 2 mm
2

18
Beri pakan pellet 2 mm
3 Alirkan air dan endapkan

19
Beri pakan pellet 2 mm
4 Persiapan membuat Pupuk Higienis

20
Panen dan Sortir ukuran 12-13 cm
5 Tebar Ikan
Semprotkan Pupuk Higienis ke kolam
Setelah 15-30 menit Beri pakan tambahan berupa pelet diameter 2mm
Panen, sortir dan tebar dilakukan pada pagi hari.
Setelah disortir ikan langsung ditebar ke kolam pembesaran.


SEMOGA BERMANFAAT, INSYA ALLOH SUKSES. AMIIN

Sumber:

Disusun oleh:
Abu Abdirrohman Arifin
di Purwokerto kota Satria
Load disqus comments

0 komentar