Peluang Usaha di Desa

Peluang Usaha di Desa
Hidup di desa mungkin sudah menjadi pilihan Anda. Jangan kecewa, walaupun di desa peluang usaha ternyata sangat luas. Disamping keuntungan lain hidup di desa, misal udara yang segar, terhindar dari kemacetan, sedikit polusi, gotong-royong antar warga masih terasa, biaya hidup murah.

Dalam kesempatan kali ini kami ingin berbagi pengalaman usaha yang cocok di pedesaan. Alhamdulillah kami bertempat tinggal di desa, jarak ke kota sekitar 7 km. Berikut beberapa ide usaha yang dengan ijin Alloh sukses dijalankan di pedesaan.

1. Broker Padi dan Beras atau Hasil Pertanian.
Alhamdulillah tetangga sebelah sudah sukses menekuni bisnis ini, dari awalnya merintis masih sangat sederhana, sekarang sudah omzet besar. Alhamdulillah sudah memiliki penggilingan padi sendiri, tanah dimana-mana, mobil pick up sendiri. Modal utama adalah keberanian menjadi seorang pedagang. Membeli padi dari petani, memproses padi menjadi beras, kemudian ditawarkan ke pedagang besar di kota. Memang kalau kita mau berusaha untuk berani menjadi pedagang, InsyaAlloh peluang usaha sangat banyak dimanapun Anda berada.

2. Bisnis Online
Jangan salah, kalau di desa kita tidak bisa usaha bisnis online. Yang penting di desa ada sinyal telepon, maka bisnis internet bisa kita lakukan. Alhamdulillah saudara kami sudah berhasil dalam bisnis online. Awalnya memang harus kerja keras. Harus semangat belajar sendiri, googling di internet mengenai bisnis online. Alhamdulillah dengan ijin Alloh, rizki dari Alloh, pernah sebulan pendapatan dari bisnis online mencapai Rp 18.000.000,- walaupun kita tinggal di desa. Tertarik???? Mau belajar? Pelajari cara mudah memulai Bisnis Online disini.

3. Jual Susu Kedelai
Bisnis susu kedelai merupakan salah satu usaha yang menguntungkan di desa. Usaha kecil ini sudah kami jalani sekitar 4 tahun. Karena di desa segmen pasarnya kita anggap menengah kebawah, walaupun sebenarnya banyak orang kaya di desa, tapi cuman gaya hidupnya memang sederhana. Harga jual susu kedelai di desa Rp 500,- dan Rp 1.000,- per bungkus. Walaupun murah keuntungan bisa mencapai 140%. Yang penting telaten, kita mengejar quota penjualan supaya hasilnya besar. Alhamdulillah hampir setiap hari susu kedelai habis terjual, walaupun durasi waktunya berbeda-beda, kadang habis sebelum Dhuhur, kadang sampai menjelang waktu Asar. Kalaupun sisa paling tinggal 10-an bungkus, diminum keluarga sendiri juga habis. Alhamdulillah keuntungan sebulan bisa mencapai Rp 3.500.000,-, termasuk usaha kecil yang sukses bukan?. Masih gedean ketimbang UMR di kota kan??? Anda tertarik? Ikutilah Pelatihan Online Resep Cara Membuat Susu Kedelai dan konsultasi langsung dengan kami.

4. Usaha Dagang dan Usaha Ternak
Ini dilakukan teman seperjuangan ketika kami sedang ngobrol sembari menunggu anak-anak SD istirahat. Pagi sampai siang Beliau jualan cilung (aci digoreng dan digulung) di sekolah TK dan SD, Siang sampai sore mencari rumput buat pakan kambing. Jadi dagang buat kebutuhan harian sedangkan usaha peternakan kambingnya buat investasi jangka panjang.

5. Bertani
Usaha pertanian dilakukan oleh mayoritas penduduk di pedesaaan. Baik mereka yang punya sawah sendiri atau sebagai pekerja saja. Sebenarnya pertanian di desa masih bisa ditingkatkan keuntungannya dengan memakai sistem modern, misal sistem pertanian padi mamakai sistem SRI yang hasilnya jauh lebih banyak. Tapi memang kendala di petani sendiri untuk menerima cara-cara baru sulit menerima. Menurut realita yang ada pertanian adalah usaha yang menjanjikan di masa depan, karena selama masih ada manusia pasti membutuhkan makan.

6. Beternak Lele atau Ikan lainnya
Di pedesaan lahan masih sangat luas, bisa kita manfaatkan untuk usaha budidaya ikan lele atau jenis ikan lainnya. Keuntungan bisa mencapai 43%, artinya bila modal Rp 1.000.000,- bisa diperoleh keuntungan Rp 430.000,-, dalam waktu sekitar 3 bulan untuk fase pembesaran lele. Berbeda dengan pemijahan lele, keuntungan bisa mencapai 110% dalam waktu sekitar sebulan, memang resikonya  lebih besar ketimbang pembesaran lele. Bagi Anda yang ingin belajar Cara Budidaya Lele, sudah kami buatkan SOP harian dari ringkasan berbagai sumber.

7. Konveksi
Walaupun Anda belum bisa menjahit, tapi kalau Anda punya banyak relasi di Instansi atau Sekolahan-sekolahan, usaha ini bisa jadi peluang usaha yang menjanjikan. Sebagai contoh usaha konveksi di desa kami. Awalnya pemilik adalah guru honorer yang tidak bisa menjahit. Karyawan direkrut dari para tukang jahit di sekitarnya. Pelanggannya kebanyakan adalah sekolah-sekolah di daerah sekitar. Momen awal tahun ajaran baru biasanya sudah kebanjiran order seragam dan kaos sekolah. Tantangan dalam usaha ini yang bagi saya jadi perhatian utama adalah banyak dari para pemesan yang minta kwitansi kosong, mark up ataupun fee. Butuh kesabaran dan tawakkal yang tinggi untuk mengatakan maaf.

8. Tanaman Hias
Usaha milik teman SD ini tergolong usaha yang sukses. Padahal dulu semasa sekolah pemilik usaha ini termasuk anak yang low profile lah menurut kebanyakan orang, sering jadi bahan ketawaan, sering digoda teman sekelasnya. Qoddarulloh sekarang jadi Bos Pengusaha Tanaman Hias yang sukses di desa kami.

9. Usaha Air Minum Isi Ulang
Sekarang ini usaha isi ulang air minum sudah mulai marak juga di desa. Cuma bedanya kalau di kota air bahan bakunya ambil dari air pegunungan, kalau didesa air bahan bakunya bisa langsung ambil dari air tanah, karena air desa masih jauh dari pencemaran, tentunya setelah uji tes dari dinas kesehatan dulu. Masyarakat mulai tertarik dengan air minum isi ulang ini karena lebih praktis dan dari segi ekonomi juga hampir sama dengan biaya merebus sendiri. Berikut pengalaman saya sewaktu Usaha Air Minum Isi Ulang sebagai sampingan untuk karyawan.

10. Usaha Rental Mobil
Mobil sekarang bukan lagi barang mewah, tapi sekarang sudah menjadi kebutuhan. Begitu pula di desa. Kepemilikan mobil didesa tentunya tidak sebanyak di kota, tapi di desa juga sangat membutuhkan mobil untuk keperluan keluarga, misal ketika hajatan, silaturahmi, ta'ziyah ataupun menjenguk saudara yang sakit. Tentunya tidak praktis kalau pergi sekeluarga menggunakan angkutan umum. Dengan pertimbangan itulah di desa sekarang sudah ada jasa penyewaan mobil. Harganya pun sama dengan harga sewa di kota. Pernah saya sewa Avanza 24 jam biaya sewanya Rp 300.000,-

11. Usaha Gorengan dan Es Kelapa Muda
Ide usaha ini didapat ketika kita silaturahmi ke daerah Brebes. Disana ada pengusaha sukses usaha Es Kelapa muda sekaligus menyediakan beberapa macam gorengan. Alasan memadukan usaha ini adalah karena ketika makan gorengan tentunya haus butuh minum. Dan juga ketika musim penghujan, biasanya penjualan es menurun, tapi penjualan gorengan meningkat. Pengusaha sukses ini rata-rata sebulan bisa mendapatkan keuntungan mencapai 10 juta. Melihat prospek ini maka banyak bermunculan para penjual yang baru di sana. Mungkin usaha ini bisa diaplikasikan di desa Anda.

12. Ayam Bakar dan Ayam Goreng
Usaha ini sukses di desa tetangga, salah satu pelanggan susu kedelaiku ini termasuk pengusaha yang berhasil di usaha kuliner di desa. Perubahan budaya di desa ternyata berpeluang kepada usaha terima pesanan Nasi Ayam Box. Di desa sering mengadakan acara keluarga, yang dahulu memakai daun pisang sekarang mereka memilih pesan nasi box karena lebih praktis.

InsyaAlloh masih sangat banyak jenis usaha yang belum kami sebutkan. Semoga bisa menambah wawasan usaha kita di desa. Semoga Sukses dan Barokah.
Load disqus comments

0 komentar